Inilah 3 Fase Demam Berdarah dan Pertolongan Pertamanya

Inilah 3 Fase Demam Berdarah dan Pertolongan Pertamanya

Updated: 23 Mar 2021 | Written By: Pocari Sweat

Author: Klikdokter

 

Demam berdarah tidak selalu ditandai dengan demam. Yuk, kita kenali berbagai fase demam berdarah dan pertolongan pertamanya, salah satunya minuman ber-ION!

 

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit dengan berbagai fase dan derajat keparahan. Diperkirakan, 1 dari 4 infeksi virus dengue menunjukkan gejala. 

 

Infeksi virus dengue bergejala paling sering muncul sebagai penyakit demam akut yang tidak spesifik.

 

Walaupun umumnya bersifat ringan, sekitar 1 dari 20 pasien dengan penyakit virus dengue berkembang menjadi penyakit parah yang mengancam jiwa. Hal ini khususnya terjadi pada fase kritis demam berdarah.

 

Apa saja fase demam berdarah? Yuk, kita kenali berbagai fase dan gejala penyakit DBD di dalam artikel berikut.

 

Fase Demam Berdarah

Pada umumnya, penderita akan mengalami 3 fase demam berdarah berikut:

 

  1. Fase Febrile

Dalam fase ini, penderita akan mengalami suhu badan panas tinggi yang biasanya berlangsung 2–7 hari. Gejala lain termasuk sakit kepala, nyeri mata retro-orbital, nyeri otot, sendi, dan juga tulang.

 

Selain itu, ruam kemerahan pada wajah, berupa petekie, juga dapat timbul. Beberapa pasien mengeluhkan adanya wajah kemerahan dalam 24-48 jam pertama setelah onset demam dimulai.

 

Artikel Lainnya: Kapan Pasien Demam Berdarah Perlu Dirawat di Rumah Sakit?

 

  1. Fase Kritis

Fase kritis demam berdarah dimulai saat demam mulai mereda dan biasanya berlangsung selama 24-48 jam. Sebagian besar pasien secara klinis membaik pada fase ini.

 

Akan tetapi, pasien dengan kebocoran plasma yang berat, berpotensi mengalami perburukan yang cepat.

 

Hal tersebut dapat berakibat pada efusi pleura (adanya cairan di rongga pleura atau pelapis paru), asites (cairan di rongga perut), hipoproteinemia (kadar protein rendah), dan hemokonsentrasi (peningkatan konsentrasi sel darah merah dibandingkan cairan plasma darah).

 

  1. Fase Penyembuhan

Ketika kebocoran plasma mereda, pasien pun memasuki fase pemulihan. Tubuh akan mulai menyerap kembali cairan yang keluar dari pembuluh darah.

 

Status hemodinamik, yakni status keseimbangan cairan dalam tubuh, menjadi stabil. 

 

Ruam kulit dapat mengalami deskuamasi atau pengelupasan kulit dan terasa gatal.

 

Artikel Lainnya: Pertolongan Pertama Terserang Penyakit Demam Berdarah

 

Pertolongan Pertama Demam Berdarah

Tidak ada obat khusus sebagai cara mengobati demam berdarah. Jika merasa sedang sakit demam berdarah, Anda dapat menggunakan obat penurun demam seperti paracetamol untuk membantu menurunkan suhu.

 

Anda juga harus istirahat dan minum banyak cairan. Cairan merupakan salah satu komponen penting penanganan demam berdarah.

 

Salah satunya adalah minuman  isotonik elektrolit, seperti Pocari Sweat, yang cepat diserap tubuh. 

 

Pocari Sweat dikomposisikan mirip cairan tubuh manusia, yakni bukan hanya mengandung air, tapi juga kandungan ION yang  sama seperti di dalam tubuh.

 

Minum Pocari Sweat saat suhu tubuh meningkat sangat baik karena menghindarkan Anda dari resiko dehidrasi.

 

Minuman yang baik untuk mencegah dehidrasi pada penderita demam berdarah ini juga dikemas tanpa bahan pengawet dengan standar tinggi. 

 

Pocari Sweat  aman bagi ibu hamil dan anak di atas 1 tahun. Bagi pasien dengan penyakit bawaan harus disertai dengan pengawasan dari dokter.

 

Yuk, hindari penularan demam berdarah. Cara mencegah DBD cukup sederhana, kok. Lakukan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan lagi barang bekas yang bisa jadi tempat nyamuk berkembang biak. 

 

Plusnya, lakukan upaya pencegahan seperti gotong royong membersihkan lingkungan, memasang kasa ventilasi, dan memelihara ikan pemakan jentik. 

 

Baca Juga:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3626251/fase-demam-berdarah-pada-anak-dan-orang-dewasa-samakah

 

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3621940/daun-pepaya-bisa-atasi-demam-berdarah

 

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3630955/saat-anak-demam-jangan-lakukan-3-hal-ini

 

Jangan sepelekan demam berdarah dan mengulur pengobatan ke dokter. Jika Anda merasa demam dan keluhan menjadi lebih buruk, segeralah ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Jangan lupa jaga cairan tubuhmu dan cepat gantikan cairan tubuh yang hilang dengan minuman ber-ION!

 

(HNS/AYU)