Cemas sebelum Maraton Tidak Selalu Buruk

Cemas sebelum Maraton Tidak Selalu Buruk

Updated: 11 Jul 2019 | Written By: Pocari Sweat

Pernah dengan istilah “You are what you think”? Yes, you are what you think. Saat akan mengikuti maraton, bukan hanya tubuhmu saja yang perlu dilatih, tapi juga pikiranmu. Mengabaikan pentingnya melatih kesiapan mental akan membuat performa menjadi tidak optimal. Tidak heran apabila pikiranmu masih berhadapan dengan rasa cemas, walau fisikmu sudah siap. Jangan panik, faktanya tidak semua perasaan cemas itu buruk untuk performamu. Kamu perlu mengenali jenis kecemasan yang kamu alami, agar mengerti bagaimana cara untuk mengelolanya. 

Ada dua perasaan cemas yang mungkin kamu alami, yaitu pre-race jitters dan performance anxiety. Kamu pernah merasa bersemangat hingga jantungmu terasa berdetak dengan cepat? Itu yang disebut dengan pre-race jitters, atau gelisah sebelum bertanding. Pre-race jitters adalah respon alamiah dari tubuh dan pikiranmu ketika kamu sedang bersemangat dan senang karena hal yang kamu sukai, kamu mungkin akan merasa sensasi kupu-kupu berterbangan di dalam perutmu. Tidak perlu ditakuti, pre-race jitters adalah yang baik dan justru membantumu untuk bertanding dengan lebih baik. 

Sebaliknya, performance anxiety adalah hal yang harus kamu hindari. Performance anxiety membuatmu meragukan kemampuanmu untuk mengikuti pertandingan. Selain itu, kamu jadi cenderung berpikir terlalu jauh tentang pertandingan dan khawatir hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi. Pada akhirnya, performance anxiety akan mengacaukan performamu. 

Ada beberapa hal yang bisa kamu coba lakukan untuk mengubah performance anxiety menjadi pre-race jitters. Pertama, ingat dan luruskan kembali tujuanmu mengikuti event ini. Tegaskan pada dirimu bahwa yang terpenting adalah kamu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Buang jauh-jauh pikiranmu untuk membandingkan diri dengan peserta lain. 

Kedua, saat kamu merasakan detak jantungmu yang terus meningkat, pahami bahwa itu adalah reaksi normal tubuhmu dan lupakan pikiran negatif yang mengganggu ketenanganmu. Ketiga, ketika kamu masih merasa cemas walau peluit sudah berbunyi, coba fokuskan pikiranmu pada pergerakan tubuhmu, rasakan bagaimana kakimu melangkah, daripada berfokus pada apa yang kamu rasakan. Terakhir, percayakan pada semua sesi latihanmu. Kamu telah berlatih untuk sampai di titik ini, dan ini saatnya kamu buktikan bahwa kamu bisa menyelesaikannya dan sampai di garis finish. 

Jadi, kenali perbedaan antara pre-race jitters dan performance anxiety dari sekarang agar tahu cara mengatasinya agar performamu tetap optimal di Pocari Sweat Run Bandung 2019! Berlangsung di Kota Bandung pada tanggal 28 Juli 2019, Pocari Sweat Run Bandung 2019 telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, lho! Nah, sudah sejauh mana persiapanmu?