4 Cara Ampuh Ajarkan Anak Berpuasa! ION Salah Satunya

4 Cara Ampuh Ajarkan Anak Berpuasa! ION Salah Satunya

Updated: 15 May 2018 | Written By: Pocari Sweat

Puasa Ramadhan menjadi momen yang spesial bagi umat muslim di seluruh dunia. Ibadah yang bersifat wajib ini pun tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja namun juga untuk anak-anak. Untuk itu, anak-anak sedari dini perlu dilatih agar terbiasa dan mau menjalankannya. Awalnya memang tidak gampang, namun dengan tips berikut, akan membiasakan anak untuk berpuasa.

Berikan contoh pada mereka

Memberikan pelajaran kepada anak yang paling baik adalah dengan menggunakan contoh. Karena sifat anak yang selalu ingin tahu, dengan sendirinya mereka akan merasa penasaran, kenapa harus berpuasa? Saat itulah kita bisa mulai mengajarinya sehingga tumbuh keinginan untuk mencoba. 

Ajari secara bertahap

Agar mereka tidak langsung merasa bahwa puasa itu melelahkan, ajari mereka dengan perlahan. Seperti yang sudah umum dilakukan, ajak mereka untuk berpuasa setengah hari terlebih dahulu. Atau kamu juga bisa ajak mereka untuk tidak mengonsumsi makanan pokok atau makanan khusus lainnya selama jangka waktu tertentu.

Jadikan momen Ramadhan momennya keluarga

Banyak momen selama puasa Ramadhan yang bisa dimanfaatkan untuk meluangkan waktu dengan anak. Misalnya selama menunggu berbuka, kamu bisa membacakan buku cerita kisah-kisah Islami agar mereka lebih memahami menjalankan ibadah khususnya puasa itu penting atau mengajaknya mencari menu buka sehingga mereka lebih semangat untuk berbuka bersama. Dan saat sahur kamu bisa ajak mereka untuk masak dan menyiapkan menu sahur yang akan disantap nanti.

Jangan lupa penuhi kebutuhan ION saat sahur

Untuk melakukan ibadah puasa hal yang tidak kalah penting adalah sahur. Kita tidak boleh lupa untuk selalu memastikan kondisi tubuh selama puasa seharian nanti terhidrasi dengan baik. Karena selama berpuasa tubuh akan kehilangan banyak cairan yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Dehidrasi adalah kondisi di mana asupan cairan yang masuk lebih sedikit dibanding asupan cairan yang keluar. Hal ini dapat mengakibatkan seseorang jadi cepat haus terutama anak-anak. Akibatnya bisa membuat mereka cepat lemas, tidak konsentrasi saat belajar, ngantuk, bahkan rentan terhadap serangan penyakit. Untuk itu, selalu perhatikan asupan hidrasi dengan memperbanyak asupan cairan ke dalam tubuh pada saat sahur yaitu dengan minuman isotonik yang bertahan lebih lama dalam tubuh. Minuman isotonik mengandung ION dapat mengikat cairan dalam tubuh lebih lama sehingga tidak akan cepat haus dan mencegah dehidrasi selama puasa.