Perdana Asma Bara di Pekan Olahraga Se-Asia Tenggara 2017

Perdana Asma Bara di Pekan Olahraga Se-Asia Tenggara 2017

Updated: 14 Sep 2017 | Written By: Pocari Sweat

Sukses mengikuti ajang lari di Seoul dan Tokyo Marathon 2016, tahun 2017 akan menjadi tahun

yang bersejarah bagi atlet lari Asma Bara. Pasalnya, Asma Bara akan mengikuti ajang bergengsi
Pekan Olahraga se - Asia Tenggara untuk pertama kalinya.

Atlet asal Jawa Barat ini memulai debut kesuksesannya di Tahun 2015 saat ia mengikuti Jakarta
Marathon 2015 yang diadakan di kawasan Monumen Nasional Jakarta Pusat. Ia turun di nomor
marathon 42,195 km bersama dengan para senior termasuk diantaranya atlet marathon nasional
Agus Prayogo. Asma Bara berhasil memenangkan juara pertama mengalahkan Agus dengan
perolehan waktu 2 jam 32 menit sekaligus memecahkan rekor catatan waktu tercepat yang pernah
ia peroleh. Sebelumnya, Ia sempat turun di Nomor Marathon di Bali dengan perolehan waktu 2 jam
36 menit.

"Kalau PON XIX di Jawa Barat, hasil waktu saya di sini sudah masuk memenuhi kualifikasi PON
2016 itu. Tapi, saya masih menargetkan diri untuk dapat mengikuti Pekan Olahraga se - Asia
Tenggara 2017 mendatang," ucap Bara yang saat ini berlatih atletik di Sekolah Calon Perwira TNI
Angkatan Darat di Bandung. Tak selang setahun kemudian, Asma Bara berhasil memenangkan
nomor lari 10km di ajang POCARI SWEAT RUN pada bulan Mei 2016.

Kini mimpinya menjadi kenyataan, Asma Bara tengah menghadapi lawan di Pekan Olahraga se -
Asia Tenggara 2017 di nomor lari 10.000m dan 5.000m bersama dengan atlet nasional Agus
Prayogo. Untuk meningkatkan performanya dalam mencapai prestasi yang diharapkan, Asma Bara
telah mengikuti serangkaian program latihan yang dibuat khusus oleh POCARI SWEAT SPORT
SCIENCE.

POCARI SWEAT SPORT SCIENCE adalah sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan
performa atlet secara signifikan, berdasarkan empat aspek dan disiplin olahraga yang esensial.
Keempat disiplin tersebut terdiri dari Sport Medicine, Sport Physiology, Sport Nutrition, dan Sport
Psychology yang memiliki pakar dari masing-masing disiplin ilmu tersebut. Dengan mengikuti
program ini, diharapkan Asma Bara bisa mencetak prestasi dan memaksimalkan potensi dalam
Pekan Olahraga se-Asia Tenggara 2017 maupun ajang bergengsi selanjutnya.