Waspada Heatstroke Akibat Dehidrasi Saat Ibadah Haji

Waspada Heatstroke Akibat Dehidrasi Saat Ibadah Haji

Updated: 31 Aug 2017 | Written By: Pocari Sweat

Musim panas di kota Makkah di Madinah biasanya dimulai saat bulan April dan mengalami puncaknya di bulan Agustus. Tak tanggung-tanggung, suhu terpanas di kota Makkah dan Madinah pada saat musim panas bisa mencapai 55'C.

Hal ini tentu bisa meresahkan para jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah. Bagaimana tidak, suhu yang tinggi dengan tingkat kelembaban yang rendah di tanah suci bisa membuat tubuh menjadi lemas karena dehidrasi & dapat menyebabkan banyak penyakit termasuk salah satunya yaitu heat stroke.

Heat stroke adalah kondisi dimana pembuluh darah pecah dan rusaknya jaringan otak akibat panas tubuh berlebihan dan tidak terkendali. Hal ini terjadi karena cuaca panas ditambah dengan kelembaban udara tinggi dan disertai dengan aktivitas fisik yang ekstrem sehingga menyebabkan tubuh sangat banyak berkeringat dan menyebabkan cairan tubuh banyak berkurang. Tubuh tidak bisa memproduksi keringat dan suhu tubuh naik dengan cepat lebih dari 41 derajat celcius.

Hal ini tentu dapat dicegah dengan memperhatikan asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Hindari minuman seperti teh, kopi dan soda karena jenis minuman diuretik ini justru akan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Direkomendasikan untuk meminum minuman yang mengandung air dan juga ION. Cairan tubuh yang keluar terdiri atas air & ION, maka pengembaliannya juga harus dengan minuman yang mengandung air & IONseperti Pocari Sweat. Komposisinya mirip dengan cairan tubuh, lebih cepat diserap tubuh dan menyimpan cairan lebih lama sehingga Anda dapat terhindar dari dehidrasi.

Jadi jangan pernah anggap remeh dehidrasi & selalu pastikan untuk memberikan asupan cairan tubuh Anda dengan minuman yang tepat agar Anda dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan lancar.